Mungkin saja,, helm anda mudah rusak. Entah karena apa bahkan kamu tidak
menyadarinya,, namun dibalik segala hal itu,, saya akan menyelipkan
suatu tips untuk mengatasi masalah kalian tersebut. Berikut beberapa
tips untuk menjaga atau merawat helm.
1. Bukalah kaca penutup helm, khususnya jenis full face, saat helm
tak digunakan. Bila dibiarkan tertutup, udara pengap dan bau bekas
keringat akan terus terperangkap di dalam helm. Bau menyengat juga akan
timbul bila tak tersentuh sinar matahari dalam waktu lama. Hawa panas
dalam helm akan mengendap pada lapisan busa dan inilah yang menyebabkan
bau tak sedap.
2. Biasakan menjemur helm setelah
penggunaan pada perjalanan jarak jauh. Atau perawatan setidaknya
dilakukan sepekan sekali. Letakan helm dalam posisi terbalik dengan kaca
dan seluruh bagian ventilasi terbuka. Ruang terbuka bagian bawah helm
mempercepat penguapan butiran keringat dalam helm. Dan sinar ultra
violet matahari mampu menetralisasi bau keringat itu.
3. Saat menyimpan helm, perhatikan fungsi ventilasi agar tetap
terbuka sehingga udara bersirkulasi dengan baik. Salah satu cara
termudah, buka kaca dan seluruh lubang ventilasi. Bau sisa keringat akan
bersirkulasi dan memiliki jalan keluar untuk menguap.
4. Jangan lupa menaruh wewangian seperti misalnya kapur barus, ketika
helm tak digunakan. Namun, hati-hati memilih jenis pengharum untuk itu.
Jika menggunakan minyak wangi, maka pilih yang mengandung kadar alkohol
rendah. Bila terpaksa memakai pewangi beralkohol tinggi, usahakan saat
menggunakannya dalam jumlah sedikit. Karena busa helm cepat kering dan
kisut bila sering terkena alkohol.
5. Hati – hati pula dalam memilih pewangi helm. Karena jika salah
pilih cairannya, bisa membuat kulit dikepala meradang dan iritasi.
Pewangi helm bukan mengusir bau, tetapi menutup aroma asam dengan biang
parfum. Awalnya memang harum. Namun, saat alkohol menguap, helm yang
sudah bau bakal tambah bau. Sebelum menggunakan pewangi, terlebih dahulu
bagian dalam dibersihkan. Cara paling gampang, dicuci pakai detergen.
Bisa juga dengan dry cleaning atau disemprot pakai cairan busa pembersih
helm berisi detergen, senyawa, dan onionik. Setelah sumber bau lenyap,
baru dikasih pewangi. Lebih bagus lagi jika cairan pewangi dilengkapi
antibakteri.
6. Poles bagian luar helm dengan pasta pengkilap secara merata.
Fungsinya selain untuk menjaga ketahanan warna helm, debu juga tidak
mudah menempel.
7. Selesai dipoles dan diharumkan, simpan helm di tempat bebas debu
dan tidak mudah terkena matahari secara langsung. Namun jangan juga
menaruh helm pada lingkungan lembab. Supaya wewanggian tak terlalu
menyengat, kala menyimpan helm buka seluruh ventilasi dan kaca helmnya.

Post a Comment